Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menerima donasi bencana alam senilai Rp4,7 miliar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau.
Bobby menilai donasi bencana alam ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas untuk membantu masyarakat Sumut terdampak banjir dan longsor akhir November lalu.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran, dan dukungan Pemerintah Kota Batam," ucap Bobby di hadapan Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Sumut, Kamis.
Tidak hanya donasi Pemkot Batam, lanjut dia, tetapi juga masyarakat Batam yang memiliki kepedulian tinggi terhadap korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumut.
Gubernur memastikan, seluruh bantuan dikelola secara transparan dan akuntabel serta disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak di lokasi bencana.
Pemkot Batam menyerahkan bantuan bencana alam senilai Rp4,7 miliar terdiri atas APBD Kota Batam sebesar Rp2,5 miliar, dan donasi masyarakat Batam berjumlah Rp2,2 miliar.
"Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Sumut masa pemulihan ini," papar Bobby.
Gubernur juga memaparkan, kondisi terkini kebencanaan per 8 Januari 2026, bahwa 18 kabupaten/kota di Sumut terdampak bencana hidrometeorologi dan estimasi kerugian mencapai Rp17,23 triliun.
Untuk kondisi bencama terparah terjadi pada lima kabupaten/kota di Sumut meliputi Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, dan Sibolga.
"Jumlah masyarakat terdampak mencapai 479.045 kepala keluarga atau 1.803.549 jiwa, dan pengungsi sebanyak 3.371 kepala keluarga atau 13.378 jiwa," kata Bobby.
Sedangkan korban meninggal dunia, sebut dia, sebanyak 372 jiwa, kemudian dinyatakan hilang 53 jiwa, dan korban mengalami luka-luka mencapai 126 jiwa.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sumut memasuki masa transisi darurat bencana selama tiga bulan dengan fokus penyelamatan masyarakat.
Kemudian, pemenuhan kebutuhan dasar, serta mengurangi jumlah pengungsi lewat pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap).
"Kami ingin bantuan Pemkot Batam dan masyarakat ini, kita bangunkan hunian sementara, sehingga bisa menjadi kenangan dari pemkot dan masyarakat Batam," tutur Bobby.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah menimpa masyarakat Sumut, serta dua provinsi lain di Sumatera.
Amsakar menjelaskan, penggalangan donasi ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-196 Tahun dan malam pergantian tahun.
"Hingga 31 Desember 2025, total bantuan uang tunai yang dihimpun Rp14.074.230.409. Dana ini terdiri atas bantuan APBD Batam sebesar Rp7,5 miliar, dan donasi masyarakat Rp6.574.230.409," jelasnya merinci.
Pihaknya juga menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat Batam terhadap anak bangsa yang tengah menghadapi bencana alam.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Sumut, dan mendukung pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan oleh Pemprov Sumut," tutur Amsakar.