Pencarian

Pemkot Medan Perkuat Implementasi Qresto Lewat Sosialisasi Door to Door, Target PAD Meningkat

Jumat, 31 Juli 2026 • 16:41:31 WIB
Pemkot Medan Perkuat Implementasi Qresto Lewat Sosialisasi Door to Door, Target PAD Meningkat
Petugas Bapenda Kota Medan melakukan sosialisasi sistem Qresto secara door to door kepada pelaku usaha restoran untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah.

MEDAN — Upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah di Kota Medan kini tidak hanya mengandalkan layanan di kantor. Petugas dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan akan bergerak langsung mendatangi restoran dan tempat usaha untuk memperkenalkan sistem Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization).

Kegiatan ini direncanakan melibatkan tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda Kota Medan serta pemangku kebijakan terkait. Pendekatan langsung ini dinilai lebih efektif untuk menjangkau pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami mekanisme baru tersebut.

Mekanisme Transaksi Lebih Transparan dan Akuntabel

Melalui Qresto, setiap transaksi penjualan di restoran akan tercatat secara elektronik dan terbagi otomatis antara pendapatan usaha dan kewajiban pajaknya. Sistem ini dirancang untuk meminimalisir kebocoran pendapatan daerah yang sering terjadi pada pencatatan manual.

"Qresto tidak hanya memberikan kemudahan administrasi bagi pelaku usaha, tetapi juga menjamin transparansi setiap transaksi sehingga pajak restoran yang dibayarkan masyarakat tercatat dan tersalurkan sesuai ketentuan," ujar Agha di Medan, Kamis.

Dengan sistem ini, pemerintah daerah dapat memantau omzet usaha secara real-time. Hal ini diharapkan menciptakan iklim usaha yang lebih adil, di mana setiap pelaku usaha berkontribusi sesuai dengan pendapatan yang diterimanya.

Sebanyak 200 Pelaku Usaha Sudah Bergabung

Sejak resmi diluncurkan pada 27 April 2026, sistem Qresto telah digunakan oleh sekitar 200 pelaku usaha restoran di Kota Medan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menegaskan bahwa sosialisasi akan terus digencarkan untuk memperluas adopsi sistem ini.

"Sudah 200 lebih pelaku usaha yang gunakan Qresto. Sosialisasi terus kami gencarkan," ujar Rico.

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan digitalisasi sistem perpajakan daerah. Pemkot Medan menargetkan seluruh restoran yang menjadi wajib pajak dapat terintegrasi dengan Qresto secara bertahap.

Mengapa Sosialisasi Langsung Diperlukan?

Tidak semua pelaku usaha, terutama restoran skala menengah ke bawah, familier dengan sistem pembayaran elektronik. Petugas akan memberikan pemahaman langsung mengenai mekanisme, manfaat, dan kemudahan penggunaan Qresto.

Pendekatan persuasif ini diharapkan mampu menjawab keraguan atau kendala teknis yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. Dengan pemahaman yang baik, kepatuhan wajib pajak diharapkan meningkat seiring berjalannya waktu.

Ke depan, Pemkot Medan berkomitmen memperkuat tata kelola penerimaan pajak yang transparan, modern, dan akuntabel. Optimalisasi PAD menjadi kunci utama untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kota Medan.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks