Pencarian

Tekan Kebocoran Rp7 Triliun, Gubernur Bobby Nasution Tantang RS di Sumut Saingi Layanan Luar Negeri

Selasa, 10 Februari 2026 • 18:08:02 WIB
Tekan Kebocoran Rp7 Triliun, Gubernur Bobby Nasution Tantang RS di Sumut Saingi Layanan Luar Negeri
Gubernur Bobby Nasution menantang rumah sakit di Sumut untuk bersaing dengan layanan kesehatan luar negeri.

MEDAN – Fenomena warga Sumatera Utara yang lebih memilih berobat ke luar negeri menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya terdapat potensi "kebocoran" ekonomi sebesar Rp7 triliun yang mengalir ke negara tetangga hanya untuk biaya pengobatan.

Hal tersebut ditegaskan Bobby saat membuka Seminar & Workshop Perumahsakitan yang digelar PERSI Wilayah Sumut di Ballroom Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (10/2/2026).

Bobby menekankan bahwa persaingan industri kesehatan saat ini bukan lagi sekadar soal kecanggihan alat, melainkan tata kelola dan kenyamanan pasien. Ia meminta manajemen rumah sakit di Sumut untuk mengubah paradigma pelayanan agar masyarakat tidak lagi merasa perlu mencari kesembuhan di luar negeri.

“Ini adalah persaingan. Rumah sakit di Sumut harus mampu memperbaiki tata kelola agar kepercayaan masyarakat kembali. Kita ingin RS memberikan pelayanan ekstra, di mana pasien merasa tenang dan nyaman sejak pertama kali masuk pintu. Itu yang utama,” tegas Bobby Nasution.


Strategi Transformasi Kesehatan Sumut 2026

Pemerintah Provinsi telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kesehatan lokal:

Program UnggulanTarget Capaian
KEK KesehatanMenjadikan Medan hub medis internasional untuk menarik pasien mancanegara.
Integrasi AIImplementasi kecerdasan buatan pada rekam medis dan manajemen operasional RS.
UHC & PBIMenjamin tidak ada penolakan pasien karena alasan biaya atau status bantuan.
Peningkatan IPMMenjadikan kualitas kesehatan sebagai motor penggerak Indeks Pembangunan Manusia.

Terkait isu pencabutan status Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat viral, Bobby memberikan instruksi keras kepada seluruh pimpinan rumah sakit. Ia menegaskan bahwa program kesehatan adalah prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan oleh urusan administratif.

“Saya menitipkan masyarakat saya. Jangan ada lagi rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan biaya. Pelayanan harus terus membaik demi martabat kesehatan kita,” tambahnya.

Ketua Umum PERSI, Bambang Wibowo, bersama Ketua PERSI Sumut, Syaiful Munawar Sitompul, menyambut visi tersebut dengan mendorong RS untuk lebih adaptif. Selain mengadopsi teknologi digital dan AI, rumah sakit di Sumut kini didorong untuk memulai gerakan pengurangan emisi karbon sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan global.

Acara ini juga dirangkaian dengan Medan Hospital Expo, sebuah pameran teknologi kesehatan terkini yang diharapkan dapat memicu RS lokal untuk segera melakukan pembaruan infrastruktur medis mereka.

Bagikan
Sumber: diskominfo.sumutprov

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks