Pencarian

Startup Drone Pintar untuk Gudang Raih Pendanaan Rp 640 Miliar

Selasa, 10 Februari 2026 • 00:16:02 WIB
Startup Drone Pintar untuk Gudang Raih Pendanaan Rp 640 Miliar
Gather AI raih pendanaan Rp 640 miliar untuk kembangkan drone pintar di sektor logistik.

Gather AI, perusahaan rintisan yang membuat drone pintar untuk gudang, baru saja mendapat suntikan dana segar sebesar $40 juta atau sekitar Rp 640 miliar. Dana ini dipimpin oleh perusahaan modal ventura Smith Point Capital milik Keith Block, mantan bos besar Salesforce.

Cerita di Balik Kesuksesan

Kisahnya cukup menarik. Tim Gather AI bertemu dengan Keith Block setahun lalu di acara logistik. Kata CEO mereka, Sankalp Arora, Keith Block cuma butuh 5 menit untuk langsung paham dan tertarik dengan bisnis mereka. Secepat itu!

Dari Mahasiswa jadi Pengusaha Sukses

Tiga pendiri Gather AI dulunya adalah teman kuliah S3 di Carnegie Mellon University, salah satu kampus top di Amerika. Mereka pernah bikin helikopter tanpa pilot yang diuji coba di tempat latihan FBI. Keren, kan?

Dari pengalaman itu, di tahun 2017 mereka membuat Gather AI. Produk mereka adalah kombinasi kamera yang dipasang di forklift (alat angkat barang di gudang) dan drone terbang yang memantau seluruh isi gudang.

Drone yang "Penasaran" - Apa Maksudnya?

Nah, ini yang unik. Drone mereka nggak asal foto-foto atau scan barcode sembarangan. Mereka pakai teknologi AI yang namanya "curious" atau penasaran.

Jadi gini, drone-nya bisa:

  • Baca barcode produk
  • Cek tanggal kadaluwarsa
  • Hitung jumlah barang
  • Lihat ada kerusakan atau nggak
  • Cari barang yang salah tempat
  • Prediksi kalau stok mau habis

Yang lebih keren lagi, drone ini bisa kerja di tempat yang dingin banget seperti freezer, yang kalau manusia kerja lama-lama bisa sakit.

Teknologi yang Beda dari ChatGPT

Mungkin Anda bertanya, "Kok bisa pintar gitu? Pakai ChatGPT ya?"

Ternyata bukan. Teknologi mereka lebih tua dari ChatGPT, pakai sistem namanya Bayesian. Bedanya dengan ChatGPT:

  • ChatGPT suka "ngasal" atau halusinasi (kasih info yang salah tapi yakin)
  • Teknologi Gather AI lebih akurat karena belajar dari data nyata

Sistem mereka "penasaran" untuk cari informasi, terus belajar dari yang dilihat, baru ambil keputusan. Makanya nama perusahaannya Gather AI (gather = mengumpulkan).

Robot Masa Depan yang Berinteraksi dengan Dunia Nyata

Gather AI termasuk pelopor "embodied AI" atau AI yang punya wujud fisik. Kalau ChatGPT cuma bisa chatting di layar, drone Gather AI bisa terbang, lihat barang fisik, dan bantu kerja nyata di gudang.

Bukti kehebatannya: bulan Desember lalu mereka menang penghargaan Nebius Robotics Award 2025 untuk kategori Vision AI.

Siapa Saja Pelanggannya?

Perusahaan ini sudah punya sekitar 60 karyawan dan melayani perusahaan-perusahaan besar seperti:

  • Kwik Trip (jaringan toko serba ada)
  • Axon (pembuat kamera body untuk polisi)
  • GEODIS (perusahaan logistik)
  • NFI Industries (perusahaan supply chain)

Total Dana Terkumpul Rp 1,1 Triliun Lebih

Dengan pendanaan baru ini, total uang yang sudah dikumpulkan Gather AI mencapai $74 juta atau sekitar Rp 1,18 triliun. Investor lain yang ikut mendanai antara lain Bain Capital Ventures, XRC Ventures, dan Hillman Investments.

Kenapa Ini Penting?

Bayangin Anda punya gudang besar dengan ribuan produk. Kalau pakai manusia:

  • Lelah kalau kerja berjam-jam
  • Bisa salah hitung
  • Nggak bisa kerja di tempat yang terlalu dingin
  • Butuh banyak orang, biaya mahal

Kalau pakai drone Gather AI:

  • Kerja 24/7 tanpa capek
  • Lebih akurat
  • Bisa kerja di freezer
  • Bisa prediksi masalah sebelum terjadi
  • Hemat biaya jangka panjang

Kesimpulan

Gather AI membuktikan bahwa teknologi AI nggak melulu soal ChatGPT atau robot humanoid yang jalan-jalan. Kadang solusi terbaik adalah teknologi yang fokus menyelesaikan masalah spesifik dengan cara yang paling efektif.

Dengan dana segar Rp 640 miliar ini, mereka siap memperluas bisnis dan membantu lebih banyak perusahaan mengotomasi gudang mereka. Mungkin suatu hari nanti, gudang-gudang di Indonesia juga akan pakai teknologi canggih seperti ini!

Bagikan
Sumber: TechCrunch

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks