Kesempatan Magang Jepang dan Nasional 2026 Dibuka: Strategi Pemprov Sumut Tekan Pengangguran

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 19 Februari 2026 | 20:46:04 WIB
Pemprov Sumut buka program magang nasional dan internasional untuk tekan angka pengangguran 2026.

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) memperluas akses lapangan kerja melalui program magang nasional dan internasional. Langkah strategis ini menargetkan penurunan angka pengangguran yang saat ini tercatat di angka 448 ribu orang, menyusut dari tahun sebelumnya yang mencapai 458 ribu jiwa.

Kepala Disnaker Sumut, Yuliani Siregar, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil, mandiri, dan memiliki daya saing global.

1. Program Magang Nasional: Implementasi Asta Cita

Program magang dalam negeri merupakan bagian dari visi "Asta Cita" Presiden RI Prabowo Subianto. Di Sumatera Utara, program ini telah sukses menyerap 2.800 tenaga kerja yang ditempatkan di berbagai rumah sakit dan perusahaan swasta.

Durasi Magang: 6 Bulan.

Pembiayaan: Seluruh biaya ditanggung oleh negara.

Cara Daftar: Melalui portal resmi maganghub.kemenaker.go.id.

Target: Peserta diharapkan langsung direkrut sebagai karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.


2. Magang ke Jepang Jalur Pemerintah (IM Japan)

Bagi pemuda Sumut yang ingin berkarir di luar negeri, Pemprov Sumut membuka peluang magang ke Jepang melalui skema Government-to-Government (G-to-G).

Aspek ProgramDetail Informasi
Gelombang PendaftaranApril dan September (Setiap Tahun)
Kuota200 Orang per Gelombang
Biaya SeleksiGratis (Ditanggung Pemerintah/Perusahaan)
Materi SeleksiMatematika, Tes Fisik, dan Bahasa Jepang
Lokasi DaftarKantor Disnaker Sumut

3. Terobosan Pembiayaan: KUR Bank Sumut untuk Jalur LPK

Selain jalur pemerintah, terdapat 11 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi di Sumut yang memiliki izin mengirim peserta magang ke Jepang. Meski jalur ini membutuhkan biaya mandiri sekitar Rp42 juta (pelatihan & keberangkatan), Pemprov Sumut tengah menyiapkan solusi bagi keluarga kurang mampu.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Bank Sumut untuk memformulasikan pinjaman KUR bagi anak-anak kita yang ingin magang ke Jepang melalui LPK. Tujuannya agar kendala biaya tidak lagi menjadi penghalang bagi mereka untuk maju,” jelas Yuliani, Kamis (19/2/2026).

Persiapan Dini di Tingkat SMA/SMK

Guna memastikan lulusan sekolah siap bersaing, Disnaker Sumut bersinergi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan sosialisasi dan pembekalan sejak dini di bangku SMA dan SMK. Hal ini bertujuan agar siswa sudah memiliki kualifikasi dasar, terutama kemampuan bahasa dan mental, sebelum mengikuti seleksi magang.

Alumni magang Jepang diharapkan kembali ke Sumatera Utara dengan keahlian baru, seperti sistem pertanian modern yang dapat diduplikasi di daerah asal untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal. menambah nilai edukasi pada portal berita Anda?

Reporter: Redaksi
Back to top