Membeli kulkas baru kini bukan sekadar memilih warna atau kapasitas, melainkan investasi jangka panjang yang bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. Namun, tren fitur canggih seperti layar pintar dan pembuat kopi internal seringkali menutupi masalah mendasar: daya tahan.
Berdasarkan laporan terbaru dari Consumer Reports yang merangkum data dari 71.000 unit kulkas selama satu dekade terakhir, berikut adalah lima merek yang mendapatkan skor kepuasan terendah dan sebaiknya Anda pertimbangkan ulang sebelum membeli.
Meski merupakan nama besar di industri elektronik rumah tangga, Frigidaire kini kerap dikritik karena penurunan kualitas.
Keluhan Utama: Kerusakan pada pembuat es (ice maker) dan dispenser air hanya dalam hitungan bulan.
Layanan Purnajual: Banyak konsumen melaporkan sulitnya mendapatkan klaim garansi dan koordinasi teknisi yang buruk di lapangan.
Samsung mungkin merajai pasar ponsel pintar, namun di sektor pendingin, mereka menghadapi tantangan serius.
Isu Keamanan Pangan: Sempat menghadapi gugatan class action terkait kegagalan menjaga suhu aman makanan.
Kendala Teknis: Masalah pada kompresor sering muncul di tahun-tahun awal pemakaian, ditambah keluhan adanya iklan pada layar kulkas pintar mereka.
Sebagai induk perusahaan dari Frigidaire, Electrolux berbagi beberapa masalah teknis yang serupa.
Daya Tahan Komponen: Pengguna di Amerika Serikat sering mengeluhkan segel pintu (gasket) yang mudah rusak.
Masalah Pendinginan: Sering terjadi kegagalan sistem pendingin total tak lama setelah masa pembelian, yang memicu keraguan terhadap manajemen kualitas mereka.
Dikenal luas karena mixer ikoniknya, KitchenAid justru kedodoran di kategori lemari es besar.
Material Interior: Banyak konsumen merasa material plastik di dalam kulkas mudah retak dan berubah warna, tidak sebanding dengan harganya yang mahal.
Kegagalan Sistem: Masalah pada kompresor dan bagian pembeku (freezer) menjadi keluhan yang paling mendominasi.
Merek ini berada di segmen harga premium, namun performanya justru sering dianggap mengecewakan oleh para pembelinya.
Kerusakan Berulang: Ada laporan mengenai masalah komponen peredam (damper) yang rusak berkali-kali meski sudah diperbaiki.
Kualitas Higienis: Munculnya jamur pada segel dan karat di bagian freezer menjadi poin merah utama bagi merek ini.
Sebelum tergiur dengan diskon besar, Consumer Reports menyarankan agar pembeli melakukan riset spesifik pada tipe kulkas (apakah pintu atas, pintu bawah, atau side-by-side) karena tingkat keandalan bisa berbeda meski dalam satu merek yang sama.